Berita Terbaru Kesehatan – Untuk mengembangkan perawatan dan vaksin yang tepat untuk memerangi virus corona baru, atau dikenal sebagai SARS-CoV-2 atau COVID-19, para peneliti di seluruh dunia telah dengan cermat memeriksa setiap komponen mikroskopis dari virus kuat ini. Penelitian ini telah menghasilkan penemuan bahwa furin protease dapat memainkan peran kunci dalam memfasilitasi masuknya SARS-CoV-2 ke dalam sel manusia.

Mengenal Apa Itu Furin Protease

Apa itu protease?
Istilah protease digunakan untuk menggambarkan sekelompok besar enzim hidrolitik yang beragam. Protease sering ditandai oleh struktur situs aktif, mekanisme reaksi spesifik, dan situs aksi. Seperti banyak enzim lainnya, protease dapat berpartisipasi dalam berbagai proses biokimia dan fisiologis di seluruh tubuh yang secara langsung berdampak pada fungsi sel-sel individu, serta organisme secara keseluruhan. Beberapa peran spesifik protease dalam tubuh termasuk pemeliharaan nutrisi, pergantian protein, pertumbuhan, adaptasi, regulasi, sporulasi, perkecambahan, penyakit, dan akhirnya kematian. Diperkirakan bahwa genom manusia mengkodekan lebih dari 550 protease berbeda.

Apa itu furin?
Awalnya diidentifikasi pada tahun 1990, furin adalah endoprotease seluler yang secara proteolitik mengaktifkan banyak substrat proprotein mulai dari agen patogen hingga faktor pertumbuhan, reseptor, dan protein matriks ekstraseluler. Seperti endoprotease lainnya, mekanisme kerja furin adalah karena hidrolisis peptida dan substrat protein pada ikatan peptida internal tertentu. Tindakan furin memainkan peran penting di setiap tahap kehidupan, dimulai dengan pemrosesan faktor pertumbuhan pro-b-saraf (NGF) yang memungkinkan persarafan neuron terjadi selama perkembangan dan berlanjut hingga tahap akhir kehidupan selama amiloid demensia.

Patogenisitas virus oleh furin
Peran yang dimiliki furin dalam aktivasi populasi patogen yang beragam pada awalnya diidentifikasi melalui percobaan biokimia pada anthrax toxin protective antigen (PA) dan virus flu burung haemagglutinin (HA). Mengikuti paparan antraks, misalnya, furin bertanggung jawab atas pembelahan toksin ini, yang merupakan langkah penting dalam memungkinkan toksin membentuk pori-pori di membran sel target dan akhirnya menembus sel inang.Mekanisme serupa oleh Furin digunakan oleh virus avian influenza, serta beberapa virus patogen lainnya termasuk HIV-1, campak, dan virus syncytial respiratori (RSV) untuk meningkatkan virulensi mereka. Lebih khusus, virus ini sering mengekspresikan glikoprotein amplop pada permukaannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *